hmmm.... "apa makna merdeka?"
Ternyata Allah Care banget...
Tidak terasa bulan syawal akan segera berakhir, pertanyaannya adalah apakah kita sudah menyelesaikan puasa sunnah kita? Puasa 6 hari di bulan syawal adalah puasa sunnah yang Allah ganjarkan dengan pahala seperti orang berpuasa 1 tahun penuh. Subhanallah Allah sayang banget dengan kita. setelah pahala Ramadhan yang Ia berikan kepada kita, Allah tambah lagi dengan pahala seperti orang berpuasa 1 tahun penuh. Ya Rabb, sampaikan aku pada bulan Ramadhanmu tahun depan dan terimalah amal ibadahku. Karena hanya Engkaulah sebaik-baik Pemberi dan Pembalas. Amin...Allahumma Amin...
Ramadhan, akankah engkau menjadi yang kurindukan?
Tak terasa, kita sudah memasuki Ramadhan yang ke-25. Hanya tersisa beberapa hari lagi kita akan melepas bulan penuh berkah. Ada rasa tak rela ketika Ramadhan hendak meninggalkan kita. Ramadhan mulia dimana Allah akan memberikan pahala yang terbaik bagi hambaNya yang ikhlas dalam beribadah. Aku merasakan kesedihan yang teramat dalam ketika, saat-saat i'tikaf harus terhenti karena fitrah seorang wanita. Tetapi aku yakin Allah Maha Tahu apa yang terbaik untuk diriku. Aku merasa iri dengan muslimah yang lain yang sudah berkali-kali mengkhatamkan Al-Quran, aku iri dengan dua orang nenek yang senantiasa bersemangat untuk melakukan i'tikaf dan beribadah dengan giatnya pada 10 hari terakhir. Ya...Allah,pertemukan aku dengan malam lailatul Qadr. Malam yang Engkau berkahi. Ribuan malaikat akan turun mendoakan orang-orang yang beribadah pada malam itu. Subhanallah....betapa Engkau sangat mencintai kami. Betapa Engkau sangat Rahman dan Rahim sehingga Engkau menyediakan 1 bulan dalam setahun, kesempatan bagi kami untuk melebur semua dosa-dosa kami. Menyediakan 1 malam dalam bulan Ramadhan, dimana kebaikannya lebih baik dari 1000 bulan. Subhanallah,walhamdulillah, wallahuakbar..... Ramadhan yang tersisa
Tak terasa 15 Ramadhan 1434H, telah berlalu. Apakah ibadahku sudah maksimal? apakah hari-hariku sudah aku isi dengan mengingatNya. Apakah Ramadhan tahun ini lebih baik dari tahun kemarin. Ya...hanya Allah SWT yang berhak menilai.
Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha semaksimal mungkin dalam beribadah. Aku ingin mendapatkan gelar takwa seperti janji Allah dalam QS Al-Baqarah:183. amin....
Aku berharap Allah menerima amal ibadah ku. Aku tidak ingin Ramadhan ini aku lalui seperti anak kecil yang berpuasa, hanya menahan lapar dan dahaga tanpa mendapatkan keberkahan dalam beribadah. Seperti hadist Rasulullah SAW, amat rugi orang-orang yang bertemu dengan bulan Ramadhan tapi tidak mendapatkan keberkahan di bulan Ramadhan dan dosa-dosanya tidak terampuni. Naudzubillahiminzalik
Mau jadi apa aku?
Dokter...yups, cita-citaku menjadi seorang dokter. hanya sebatas itu sajakah impian kita tertinggi?. Tidak salah ketika kita bercita-cita menjadi seorang dokter. Tetapi akan lebih mulia lagi kalo cita-cita kita tersebut kita lakukan mencari ridho Allah semata dan bisa bermanfaat untuk orang lain. Bukankah Rasulullah bersabda"sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya". Saksikan bahwa aku seorang muslimah Sholihah
Seorang wanita ditanya oleh wanita
yang lain, neng kenapa belum berjilbab?"tanyanya. "Aku belum siap"jawabnya dengan nada agak ketus. "Percuma aja kalo pake jilbab tapi kelakuan tidak dijilbabi juga"kata wanita yang belum berjilbab.
Ukhtifillah...berjilbab bukan masalah kita siap atau belum siap. Ini masalah apakah kita sebagai seorang muslimah, mau taat atas perintah Allah (QS An-Nur:31, Al Ahzab:59) atau mau menuruti hawa nafsu belaka.
Kebanyakan kita, memandang kalo hati dulu yang harus diperbaiki baru mengenakan jilbab. Kalau pandangan kita tersebut tetap kita benarkan, lalu sampai kapan kita akan mengenakan jilbab, sampai hati kita bersih dulu? sampai sikap kita baik dulu?. Padahal kita tidak tahu kapan Allah akan menjemput kita kembali, bukankah usia kita hanya Allah yang tahu?.
Tidak ada manusia yang sempurna kecuali Rasulullah SAW, selain itu pasti manusia tempatnya salah dan khilaf, jadi wajar kalo kita melakukan kesalahan. Bukankah Allah Maha Penerima Taubat? Selama kesalahan kita bukan kesyirikan.
Ukhtifillah...menutup aurat adalah perintah Allah, wajar donk kita sebagai hambaNya untuk taat dan tunduk kepada apa yang Allah perintahkan. Karena kita bukan siapa-siapa, karena kita makhluk yang lemah. Jangan tunjukkan kesombongan kita dengan terus mengabaikan perintahNya.
Bagi engkau yang sudah mengenakan jilbab, hendaklah kita menjaga akhlak, agar sempurnalah keimanan kita kepadaNya. Berusaha memperbaiki diri sedikit demi sedikit lebih Allah cintai.
So...jilbab kepala dulu, baru pelan-pelan hati dan sikap juga diperbaiki.
Penduduk Syurga
Siapa yang tak ingin menjadi seperti penduduk syurga? ya...hanya amalan soleh yang ikhlas sehingga kita bisa menjadi penduduk syurga. Kenikmatan yang tiada tara ketika langkah kaki kita telah sampai ke syurga. tak ada kelelahan lagi di sana. Segala pengorbanan demi dakwah ini terbayarkan sudah oleh ganjaran syurga. Semoga kita semua dapat berkumpul di syurgaNya kelak. Amin... Ya Rabbal Alamin








